Kok banyak yang pakai baju batik ya…


Pagi tadi saya agak bingung saat saya ingin mengenakan baju kerja. Kok kemeja di lemari saya tinggal satu ya, yang lain ada baju batik dan baju koko yang sering dipakai saat hari Jumat. Akhirnya saya pakai kemeja tersebut, walau agak risih memakainya karena sudah agak lusuh dan robek dikerahnya. Kemeja lengan panjang ini sempat menemani saya di sidang skripsi saya.
Jadilah saya berangkat kerja dengan memakai kemeja tersebut. Sesampainya di gerbang kantor, ada pemeriksaan oleh security. Lalu sambil memeriksa, security tersebut bertanya kepada saya, “Mas, sekarang hari apa ya?”
“Hari Kamis”, jawab saya ragu.
“Nggak, kok banyak yang pakai batik ya?”
“Wah ga tau ya pak..”
Merasa tidak penting dengan pertanyaannya, saya langsung tancap gas motor saya ke parkiran.
Lalu saya lewati hari kerja seperti biasa sampai masuk waktu istirahat. Waktu istirahat biasa ditandai dengan matinya beberapa lampu kantor sebagai penghematan. Sehingga tidak perlu lihat jam lagi, sudah pasti waktu shalat sudah semakin dekat. Maka setelah berwudhu bergegaslah saya ke Masjid Ulul Albab, shalat tahiyatul masjid, dan duduk ditengah sambil menunggu adzan berkumandang. Tanpa sadar saya lewati pengumuman yang disampaikan pengurus masjid. Dan sekali lagi saya dibuat bingung, kok yang ceramah malah mengucapkan salam tanda mau memulai ceramahnya, padahal biasanya saat Ramadhan ini ada ceramah setelah shalat Dzuhur. Setelah muadzin mengumandangkan adzan saya baru tersadar benar, ternyata eh ternyata, sekarang hari Jumat saudara-saudara. Lalu saya tengok kanan-kiri, depan-belakang, hampir semua jamaah memakai batik atau baju koko. Akhirnya saya senyum-senyum sendirian kayak orang gila.
Lebih kaget lagi ketika sang khatib marah-marah di atas mimbarnya sambil mengungkapkan kesedihannya tentang umat Islam di Indonesia yang semakin hari Ramadhan dilewati, malah semakin turun kualitas dan kuantitas ibadahnya. Masya Allah, tanpa sadar kita sekarang sudah memasuki pertengahan Ramadhan. Pantas saja jamaah shalat Isya dan tarawih sudah tinggal setengahnya dibanding hari pertama Ramadhan. Lalu saya introspeksi diri saat ceramah berlangsung, bagaimana dengan target hapalan saya, khataman quran saya, ibadah-ibadah sunnah saya. Duhai..jauh sekali dari harapan. Tetapi bagaimanapun, terlambat menyadari kesalahan untuk melakukan perbaikan masih lebih baik dari pada tidak sama sekali.
Saya berharap masih bisa mendapat kualitas takwa saat lulus Ramadhan tahun ini (1). Dan tidak termasuk ke dalam orang-orang yang didoakan celaka oleh malaikat Jibril dan di-amin-kan oleh Rasulullah (2). Naudzubillahiminzalik.

Lalu bagaimana amal ibadah anda sampai pada hari ini???

___________________________________________________________

(1) “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS. Al Baqarah : 183)

(2) Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”. Para sahabat bertanya. “Kenapa engkau berkata ‘Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata : ‘Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’. Kemudian Jibril berkata lagi. ‘Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin”. [Hadits Riwayat Bazzar dalama Majma’uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka’ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 (Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)]

, , , ,

  1. #1 by islamsejati40 on August 4, 2012 - 3:32 pm

    kemari membaca….selamat berbuka puasa ya………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: